Artikel/Berita

Al-Azhar Sediakan 120 Beasiswa.

Pemerintah Mesir menyediakan 120 beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk menuntut ilmu di Mesir, terutama di universitas ternama di negara itu, Al-Azhar.

“Untuk tahun ini pemerintah Mesir menyediakan 120 beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk bersekolah di Universitas Al-Azhar dan sejumlah universitas di Mesir,” kata Duta Besar Mesir untuk Indonesia Ahmed El Kewaisny di Jakarta, Selasa.

Dari 120 beasiswa itu, lanjut dia, 115 diantaranya ditujukan bagi pelajar muslim Indonesia yang ingin belajar mengenai Islam di Universitas Al-Azhar.

Sisanya bagi para pelajar Indonesia –baik muslim ataupun non muslim– untuk belajar ilmu pengetahuan non-agama seperti teknik, kedokteran atau apoteker di sejumlah universitas negeri terkemuka di Mesir.

“Beasiswa (ke Al-Azhar) secara rutin diberikan untuk pelajar Indonesia…ini menunjukkan hubungan keagamaan antara masyarakat Indonesia dan Mesir yang telah berlangsung baik,” katanya dalam bahasa Arab yang diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.

Ia mengatakan bahwa dengan belajar di Universitas Al-Azhar maka remaja muslim Indonesia akan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai Islam moderat.

“Para pelajar akan memiliki pemahaman bahwa Islam adalah agama yang moderat, Islam adalah agama yang toleran dan tahu bagaimana tata xara atau etika hidup berdampingan dengan umat agama lain,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa umat Islam di satu sisi harus memapu memuliakan agama Islam namun di lain pihak juga harus menghormati pemeluk agama-agama lain.

“Islam adalah agama yang baik yang mendidik pemuda-pemudanya untuk tidak melakukan aksi kekerasan dan pembunuhan, Islam adalah agama yang cinta damai,” katanya.

Universitas Al Azhar, kata dia, merupakan suatu universitas yang dikenal sebagai tempat untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin muslim yang berbasis pada keilmuan.

Saat ini sedikitnya 9.000 mahasiswa Indonesia sedang menuntut ilmu di Universitas Al-Azhar.

Pada kesempatan itu Ahmed El Kewaisny juga menyebutkan mengenai keinginannya untuk membuat suatu laman khusus guna mewadahi lulusan Universitas Al-Azhar di Indonesia serta mealihbahasakan lima buku terbaik Mesir dalam bahasa Indonesia.

Pendaftaran beasiswa itu dimulai pada 1 Mei. Para pelamar dapat mengirimkan lamarannya ke Kedutaan Mesir di Jakarta. Mengingat bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Arab maka para peminat diharapkan mampu berbahasa Arab dan hafal Al-Quran minimal tiga juz

Iklan
%d blogger menyukai ini: